9 hal terbaik untuk dilakukan di Kazbegi, Georgia

9 hal terbaik untuk dilakukan di Kazbegi, Georgia

Kami berbagi hal-hal terbaik untuk dilakukan di Kazbegi, di perbatasan utara Georgia yang bagus, tersembunyi di balik mega Kaukasus.

Setelah mendaki di dataran tinggi Svaneti, saya menuju ke Kazbegi di timur laut Georgia. Dikelilingi di tiga sisi oleh Rusia dan Ossetia Selatan yang diduduki, perbatasan yang dipenuhi segala yang ada di langit dan di bumi ini terkenal dengan perpaduan yang kaya antara lembah hijau uzur, puncak yang tertutup salju, dan gereja jangka waktu yang lamanya seratus tahun pertengahan yang tak mungkin terletak.

Kota primer di tempat ini yaitu Stepantsminda (lebih dikenal sebagai Kazbegi), bertengger di tepi Gunung Kazbek yang mengesankan, dengan ketinggian 5.054 meter (16.581 kaki) merupakan puncak tertinggi ketiga di Georgia dan ketujuh di Pegunungan Kaukasus.

tak mengherankan, pendakian menjadi pusat perhatian di tujuan yang dramatis ini, dengan Stephantsminda sebagai pintu gerbang yang terletak ideal ke pegunungan dan lembah di kawasan ini.

Hal terbaik untuk dilakukan di Kazbegi

Dari gereja di puncak gunung hingga air mineral alami yang terkenal dengan kekuatan penyembuhannya, inilah hal terbaik tentang Kazbegi.

1.Gereja Tritunggal Gergeti

Gereja gunung mungkin yaitu simbol Georgia yang paling terkenal. Bertengger di tebing setinggi 2.200 meter (7.218 kaki), Gergeti Trinity Church (Holy Trinity) tak diragukan lagi yaitu salah satu yang paling fotogenik.

Gereja Tritunggal Gergeti
Satin dan sepatu bot Gereja Tritunggal Gergeti

Gereja batu yang dibangun pada jangka waktu yang lamanya seratus tahun ke-14 dan griya-griya keagamaan di sekitarnya memperoleh dicapai dari Stepantsminda dengan mendaki tak panjang tapi curam atau melalui jalan darat. Pendakian 5,5 km memakan waktu satu hingga dua jam dalam perjalanan ke atas, tetapi secara alami jauh lebih cepat dalam perjalanan turun. Dibutuhkan 15 menit untuk berkendara di jalan berkelok-kelok sepanjang 6 kilometer. Taksi dan minibus memperoleh diatur di kota mulai dari sekitar 15 GEL per orang ($6 USD). Masuk ke kompleks gereja gratis.

2. Gletser Gerget

Dari Gereja Tritunggal Gergeti, dimungkinkan untuk melanjutkan pendakian di Arsha Pass ke stasiun meteorologi Bethlehem Hut. Dari sini terdapat panorama intim Gletser Gerget, yang menutupi lereng tenggara Gunung Kazbek. Pemandangannya menakjubkan, tetapi perjalanannya bukan untuk orang yang lemah hati, jalurnya mencapai ketinggian yang benar-benar spektakuler yaitu 3.634 m (11.922 kaki).

Gletser Gerget dan Gunung Kazbek
Cristi37/Shutterstock Gletser Gerget

Rute pulang pergi sepanjang 26 km merupakan pendakian hari yang menantang. Mendaki hampir 2.000 meter (6.562 kaki) dan membutuhkan waktu sekitar 10-12 jam untuk menyelesaikannya. Pilihan lainnya yaitu mendaki hanya ke Gergeti Glacier Lookout di ketinggian 2.950 meter (9.678 kaki), yang merupakan pendakian bolak-balik sejauh 13,8 km dan memakan waktu 5-7 jam.

3. Air terjun Gweleti dan lembah Dariali

Berarti “tempat ular” (perhatikan ke mana dirimu melangkah), Gweleti mempunyai dua air terjun, satu lebih besar secara signifikan dan yang lainnya lebih mengesankan. Terletak di lembah Darial yang sempit dan subur, Air Terjun Bean mengalir di atas ngarai sempit di tepi tebing sebelum jatuh ke kolam di dasarnya. Ini paling kuat di musim semi dan membeku di musim dingin, menjadikannya tempat pendakian es yang populer.

Satin dan sepatu bot
Air terjun Gweleti dan lembah Dariali

Jalan kaki sejauh 3,5 km ke Ngarai Darial yang beruap yaitu urusan yang relatif mudah dengan hanya beberapa tanjakan curam di beberapa tempat, sebagian besar menjelang akhir. Luangkan waktu dua hingga tiga jam untuk mendaki kembali dari tempat parkir jikalau dirimu mengunjungi kedua air terjun tersebut. Rencanakan lebih lambat jikalau dirimu akan mengambil risiko. Ini bisa licin di beberapa tempat jadi pastikan dirimu memakai dasar kaki yang tepat.

Tempat parkir air terjun Gweleti berjarak 8 km/12 menit dari Stepantsminda.

4. Kastil Zakagori dan Lembah Thruso

Lembah Thrusso yang tenteram yaitu griya bagi banyak situs budaya dan segala yang ada di langit dan di bumi, termasuk desa-desa yang ditinggalkan, gereja-gereja tunggal, biara-biara yang membusuk, danau-danau yang terlindung, travertine batu kapur, dan mata air panas yang kaya mineral. Di ujung lembah yang luas terdapat reruntuhan Kastil Zakagori, berakar pada bukit berumput yang menghadap ke desa Keteris yang sebagian besar sepi. Kastil itu pernah menjadi bagian pertahanan Kerajaan Alania jangka waktu yang lamanya seratus tahun pertengahan. Hari ini menandai perbatasan antara Georgia dan negara bagian Ossetia Selatan yang diduduki Rusia.

Reruntuhan Kastil Zakagori di Lembah Thruso
beibaoke/Shutterstock Reruntuhan Kastil Zakagori

Berjarak sekitar 36 km dari Stefantsminda, reruntuhan ini hanya bisa diakses melalui Ngarai Truso, dengan melangkah kaki atau dengan kendaraan 4×4. Perjalanan hiking sehari penuh memperoleh diatur di Stepantsminda melalui Mountain Freaks (mulai dari 45 GEL/$17 USD). Mereka akan menurunkan dirimu di pagi hari dan menjemput dirimu dari jalan setapak yang terletak di desa Kvemo Okrokana di sore hari. Pendakian kembali, dari lembah ke kastil, berjarak sekitar 22 km dan memakan waktu 4-6 jam.

sebab penjara dekat dengan demarkasi Ossetia Selatan, mungkin telah sedia penjaga perbatasan di daerah tersebut, jadi dirimu harus selalu membawa paspor.

5. Patung Kepala Raksasa Salju

Desa mini Sno yang berkelap-kelip dan akan dirimu lewatkan dengan griya-rumahnya yang reyot, gereja Ortodoks, patung Raja Iberia Vakhtang I, dan satu-satunya menara berbenteng jangka waktu yang lamanya seratus tahun ke-16. Desa ini juga menyimpan koleksi mini patung granit monolitik yang menggambarkan penyair, seniman, dan pemimpin Georgia yang terkenal.

Wajah batu di lapangan dengan latar pegunungan di desa Sno
Panduan Perjalanan Mazur / Shutterstock wajah batu Sno

Patung-patung tersebut yaitu karya pematung domestik Merab Firanishvili, dan tak terlihat seperti moai di Pulau Paskah. Kepala raksasa yang dipahat dari batu galian domestik tersebar di lereng bukit. Firanishvili mengatakan bahwa dia bermaksud memahat total 500 monolit untuk museum terbuka yang baru dibangun di desanya.

Desa Sno berjarak 7 km/10 menit dari Stepantsminda ke Juta.

6. juta

Juta, terletak di ketinggian sekitar 2.200 meter (7.218 kaki), yaitu salah satu desa tertinggi di tempat tersebut dan mungkin merupakan tempat favoritnya untuk melakukan perjalanan. Namun, terlepas dari popularitasnya, jalan setapak di sepanjang Lembah Juta tak pernah ramai.

panorama dari Jute Valley ke Danau Chaukhi di bawah pegunungan Chaukhi yang bergerigi sangat bagus dan mengesankan. Pendakian bolak-balik sejauh 23,5 km yang luar normal memperoleh diselesaikan dengan mudah dalam satu hari perjalanan, tetapi telah sedia baiknya bermalam di Juta untuk mendapatkan hasil maksimal dari kunjungan dirimu dan menyaksikan sang surya terbit dan terbenam.

Dari musim kelima di sepanjang Lembah Juta Atas
Satin dan sepatu bot Saya telah menonton Juta Valley sejak season lima

telah sedia banyak pondok dan kamp di Juta, yang terbaik yaitu Musim Lima, yang menempati petak primer di atas punggung bukit mini yang menghadap ke Lembah Juta Atas yang bagus, dengan pegunungan Chaukhi yang mencolok di bagian bawah.

Juta berjarak 21 km, 40 menit dari Stepantsminda. Mountain Freaks memperoleh mengatur transfer goni mulai dari 45 GEL/$17 USD.

7. Biara Darial

Kompleks biara Darial menderita sebab kedekatannya dengan penghalang yang tak sedap dipandang dan kawat berduri tepat di seberang perbatasan Rusia, belum lagi aliran truk yang terus-menerus bergemuruh. Tetapi jikalau dirimu memunggungi jalan dan mengabaikan fakta bahwa itu baru dibangun pada tahun 2005, lokasi biara, yang terletak di dasar lembah Darial dan diapit oleh pegunungan berhutan, sungguh fantastis. Sayangnya untuk Darial, telah sedia sebuah gereja di ujung jalan yang selalu mencuri perhatian.

Biara Darial dengan pegunungan berhutan hijau di belakang
Satin dan sepatu bot Biara Darial

Kompleks ini berjarak 10,5 km/15 menit dari Stepantsminda dan terletak di seberang jalan dari tempat parkir air terjun Gveleti. dirimu akan tahu bahwa dirimu telah melangkah terlalu jauh jikalau dirimu dimintai paspor pada saat kedatangan.

8. Kolam mineral Fansheti

hanya 2,5 km (30-40 menit berkendara) dari Stepantsminda terdapat “kolam renang” terbuka yang dialiri oleh air mineral alami bawah tanah yang dikenal sebab khasiat penyembuhannya. Dikelilingi oleh amfiteater puncak berbatu dan lereng subur, perairan pistachio yaitu salah satu tempat berenang luar ruangan paling dramatis di bumi. Namun berhati-hatilah, sumbernya bukan panas, jadi perkirakan airnya deras, berbatasan dengan gletser.

Kolam mineral Fansheti
Ilia Zuskovich/Shutterstock Kolam mineral Fansheti

Saat ini, Fansheti tak mempunyai banyak infrastruktur (tak telah sedia toilet atau ruang ganti), tetapi kompleks modern terdekat tampaknya akan dibangun.

9. Yohanes Pembaptis

Dengan panorama gunung sensasional seperti Gergeti, biara ini menghadap ke lembah Stepantsminda dalam miniatur dari sisi berlawanan. hampir tak lebih besar dari sebuah kuil, St. John the Baptist (Gereja Ortodoks St. Ilia) membuat foto layak Instagram dari sudut mana pun.

Yohanes Pembaptis dekat Kazbegi
Uldis Laganovski / Shutterstock Yohanes Pembaptis

Jalur melingkar sepanjang 3 km mengarah dari Stepantsminda ke Yohanes Pembaptis, dan kemudian mengitari lereng gunung kembali ke kota. seharusnya tak lebih dari dua jam untuk menyelesaikannya.

Hal yang harus dilakukan di Kazbegi: suatu keharusan

Apa: Hal terbaik untuk dilakukan di Kazbegi, Georgia.

di mana: Saya menginap di hotel primer Stepantsminda, bilik Hotel Kazbegi. Secara formal merupakan spa Soviet, konstruksi Brutalis dari kayu dan kaca yang menakjubkan ini terletak di seberang lembah dari Gergeti Trinity Church dan Gunung Kazbek. panorama dari dasar hotel mempesona, terutama saat sang surya terbit dan terbenam.

Bahkan jikalau dirimu tak menginap di hotel, telah sedia baiknya berhenti untuk makan siang atau makan malam untuk duduk di teras dan menyaksikan bayang-bayang Kaukasus melayang di atas kota lembah dan pegunungan sekitarnya, belum lagi gereja ikonik di atas bukit.

bilamana: Mei, Juni, atau September yaitu bulan terbaik untuk mengunjungi Kazbegi dan Georgia, sebab dirimu menghindari Juli dan Agustus, bulan musim panas tersibuk, terpanas, dan paling lembap. sebab Kazbegi yaitu daerah pegunungan, cuaca bisa menjadi dingin di malam hari dan cuaca bisa berubah dengan cepat, jadi pastikan untuk membawa pakaian hangat dan tahan air.

Saya mengunjungi Georgia pada akhir Agustus untuk mendaki di dataran tinggi Svaneti (tahun ini berlangsung dari 25 hingga 27 Agustus), yang merupakan waktu yang tepat untuk mendaki di tempat tersebut. Kemudian, di dini September, saya melanjutkan penjelajahan ke Tbilisi dan Kazbegi.

Bagaimana: Stefantsminda terletak sekitar 155 kilometer utara Tbilisi di sepanjang jalan raya militer Georgia yang epik. Rute ke pegunungan menarik dalam dirinya sendiri dan mempunyai beberapa pemberhentian dan sudut pandang yang berharga di sepanjang jalan, termasuk Kompleks Benteng Ananuri, Monumen Persahabatan Rusia-Georgia, dan mata air mineral travertine.

Dari Tbilisi ke Stepantsminda telah sedia minibus khalayak umum yang dikenal sebagai “van Mruzrutka”. Minibus menuju Stepantsminda berangkat dari terminal bus Tbilisi Didubi 11 kali sehari, tujuh hari seminggu. Harga mulai dari 15 GEL ($6 USD) per orang.

Mengatur transfer pribadi dari Tbilisi ke Stepantsminda lebih mudah dan lebih cepat dari sekitar $40 USD.

Pilihan lainnya yaitu menyewa mobil di Tbilisi, yang akan memberi dirimu kebebasan terbesar bagus di jalan maupun di Stepantsminda. Sewa domestik mempunyai penawaran bagus mulai dari sekitar $30 USD per hari.

Saya terbang ke Tbilisi dari London melalui Istanbul dengan Turkish Airlines. Pesan penerbangan dengan Skyscanner dengan harga terbaik.


Apakah dirimu menyukai postingan ini? Sematkan untuk nanti…

Pin Pinterest untuk hal terbaik yang dapat dilakukan di Kazbegi.jpg

Gambar primer: Atlas & Boots