cara menggunakan reed diffuser

cara menggunakan reed diffuser

sementara saya tenang-tenang terobsesi dengan diffuser minyak atsiri saya, cinta cinta cinta juga menggunakan reed diffuser. Saya pengen memastikan setidaknya eksis satu di setiap bilik di griya saya.

untuk menjaga agar setiap ruangan tetap segar tanpa perlu lilin beraroma atau pengharum ruangan yang berbau busuk, inilah tujuan saya. Dibandingkan dengan lilin beraroma, hal yang saya sukai dari reed diffusers adalah bagaimana mereka menyebarkan aroma secara terus-menerus ke udara tanpa memerlukan nyala api terbuka.

Itu artinya diriku punya pengakuan. Saya sebenarnya lebih menyukai diffuser anti-reed hanya karena saya sepertinya selalu kehilangan aromanya dengan singkat dan sepertinya tidak berfungsi untuk menyebarkan aroma secara efektif ke seluruh ruangan. Namun, begitu saya mempelajari cara menggunakan reed diffusers dengan benar, saya menyadari bahwa saya tidak mendapatkan hasil yang saya inginkan karena saya tidak menggunakannya dengan benar.

Apakah kamu merasa reed diffusers kamu tidak bekerja sebaik yang kamu harapkan? Kuncinya adalah mempelajari cara menggunakannya karena sejujurnya, andai digunakan dengan benar, itu luar normal.

puas dan lega mendengarnya

masa: Dua menit – sejujurnya, menyiapkan reed diffuser SANGAT singkat dan mudah.

Artikel Populer :   Saya tidak akan melewatkan kesepakatan panggangan Weber ini selama Prime Day

Upaya: Sederhana – prosesnya sangat sederhana.

Petunjuk yang berguna: untuk hasil terbaik, pilih reed diffuser yang dilengkapi dengan buluh rotan alami berkualitas tinggi.

cara menggunakan reed diffuser

Langkah 1: Tempatkan handuk kertas di bawah bejana diffuser

Sebelum menyiapkan diffuser kamu, eksis baiknya untuk meletakkan beberapa handuk kertas di bawah vas atau pot agar kamu terlindungi andai eksis tumpahan minyak wangi. karena – dan saya berbicara dari pengalaman di sini – menuangkan minyak pilihan kamu ke dalam lubang sekecil itu bisa sangat menantang.

Oh, dan FYI, mungkin lebih baik tidak menempatkan reed diffuser kamu pada permukaan kayu atau material, karena minyak yang tumpah bisa meninggalkan noda yang cukup sulit – andai bukan tidak mungkin – untuk dihilangkan. Mendesah.

Langkah 2: Tuang minyak wangi ke dalam diffuser

Langkah selanjutnya, minyak wangi dituangkan ke dalam bejana. Idealnya, isi stoples antara setengah hingga tiga perempat penuh. Jangan membuat kesalahan dengan mengisi stoples sampai penuh dengan minyak wangi, andai tidak minyak akan meluap saat kamu mengisi alang-alang. andai diffuser kamu sudah mengandung minyak, kamu bisa melewati langkah ini. Sebagai gantinya, yang harus kamu lakukan adalah melepas gabus dari toples untuk mengakses minyak wangi yang sudah diisi sebelumnya.

Langkah 3: Tempatkan daun kamu di dalam diffuser

Maka kamu perlu memasukkan tongkat buluh ke dalam toples. cara terbaik untuk melakukannya adalah menambahkan alang-alang dengan mencelupkan bagian bawah tongkat ke dalam minyak wangi untuk membantu alang-alang menyerap minyak dengan lebih mudah. Saat memilih berapa banyak daun alang-alang untuk ditambahkan ke toples, ingatlah bahwa semakin banyak alang-alang yang kamu tambahkan, semakin kuat aromanya.

Artikel Populer :   Simak Kelebihan dan Kekurangan by Kanopi Kaca

Langkah 4: Balikkan buluh

Biarkan alang-alang beberapa jam untuk menyerap sebagian minyak wangi, kemudian keluarkan dari toples dan balikkan sehingga ujung tongkat yang kering mendarat di dalam toples dan ujung yang jenuh diposisikan di udara.

Langkah 5: Sebarkan buluh

Pastikan tongkat ditempatkan dengan baik di dalam toples (tidak direkatkan) dan biarkan hingga 24 jam agar wewangian terserap sepenuhnya dan mulai menyebar dengan baik ke seluruh ruangan. “Pastikan kamu meletakkannya di tengah ruangan kamu untuk pengaruh aroma yang maksimal,” kata pakar wewangian griya kami, Annie.

pertanyaan yang sering diajukan

Seberapa sering kamu membalik reed diffuser?

Sebaiknya balik alang-alang setiap satu atau dua minggu sekali. Dengan memilih untuk melakukan ini, kamu akan menambahkan aroma segar ke ruangan sekaligus membantu menjaga alang-alang agar tidak tersumbat oleh minyak.

Bagaimana cara kerja reed diffuser?

Reed diffuser bekerja karena buluh (yang biasanya terbuat dari buluh rotan) mempunyai rangkaian pori-pori kecil yang memungkinkan minyak wangi mudah diserap dan mengalir hingga ke ujung tongkat. Begitu minyak mencapai area tongkat yang berada di luar botol, ia menguap dan aromanya terlepas ke udara.

Apakah kamu memasukkan seluruh alang-alang ke dalam reed diffuser?

Berapa banyak daun yang kamu masukkan ke dalam bejana diffuser sepenuhnya terserah kamu dan tergantung pada preferensi pribadi. Ingat, semakin banyak alang-alang yang kamu tambahkan ke diffuser kamu, semakin kuat aromanya.

Berapa lambat alang-alang memperkuat dalam diffuser?

Daun rotan berkualitas tinggi akan memperkuat hingga enam bulan. Namun, setelah beberapa minggu, kamu mungkin menyadari bahwa aromanya sedikit memudar. Ini terjadi karena alang-alang bisa tersumbat oleh debu, minyak berlebih, dan kotoran awam, sehingga mengurangi kemampuan aroma untuk menyebar keluar dari alang-alang. untuk diffuser yang mempertahankan aromanya, sebaiknya ganti alang-alang setiap dua hingga tiga bulan atau lebih.

Artikel Populer :   Rumah Minimalis GRC: Mengenal Konsep dan Kelebihannya